web 2.0
Tampilkan postingan dengan label #coratcoret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #coratcoret. Tampilkan semua postingan

1/31/2019

(sepertinya) Penipuan Rekrutmen PLN via Buana Travel


Jadi ceritanya begini…

Pagi ini ketika buka email muncul satu notifikasi menarik…



Kebetulan beberapa hari yang lalu memang sempat iseng2 isi loker yg muncul di situs glints.com

Kok ya pas banget timelinenya… gak lama abis daftar… jadi gw buka dong pdf nya… kurang lebih isinya sebagai berikut :








Intinya adalah seleksi akan dilaksanakan di kota Denpasar, pada hari sabtu, which mean 2 hari lagi… dan diminta untuk melakukan konfirmasi pendaftaran…

Oke, coba lah di sms ke nomor yang tertulis di selebaran… boleh dibilang rapih cara mereka ngebungkusnya…



And yet somehow, I still smells something fishy… 
okelah kita coba aja, sambil iseng buka situs resmi pln juga.. 
mungkin disana ada pengumumannya… ternyata gak ada keterangan apa-apa.

gw coba hubungi ini yang namanya Bapak Arif Muliawan dari Buana Travel (btw coba search di google, entah kenapa buana travel ini tidak muncul)

Ada suara bapak2, menjelaskan bahwa mereka ditunjuk oleh PT PLN Indonesia dan untuk proses rekrutmennya itu akan menggunakan system reimbursement, akomodasi n tiket akan ditanggung oleh pihak PLN dengan menyertakan bukti bayar dst… (alhamdulillah dulu sempet handle recruitment juga, dan biasanya siy… walaupun untuk interview itu akan diganti biayanya kemudian oleh perusahaan, tapi kan gak perlu via suatu agen travel sendiri… kemungkinan besar jadwal interview akan disesuaikan dengan rencana perjalanan kandidat dan mungkin juga dilakukan via skype… canggih punya ceritanya)

“Oke gimana prosesnya pak?” iseng gw kumat…
“kirimkan data2 saja pak, ke kami nanti kami proses, tiket dan reservasi akan diinfo setelah melakukan pembayaran”
“Bisa via WA?” biar gampang…
“Bisa pak ini nomor wa kami”



As you can see, agak getol ya mereka nanya kapan pembayarannya… 

Anyway, mungkin anda pernah sebelumnya mengalami case serupa, 
tapi ini yang pertama kalinya buat gw… setelah diperhatikan lebih lanjut...

1. Kok ya level recruitment PLN pakainya gmail


2. Kop surat resmi kok ya berantakan templatenya


3. Pas search Buana Tour & Travel di mbah Google kok ya gak ada info apa2

well anyway… 

mungkin ini beneran proses rekrutmentnya seperti ini, tapi entah kenapa I’m not buying this… 
jadi sekedar berbagi pengalaman… semoga informasi yang dishare bisa bermanfaat bagi yang membaca…


n.b :

1. buat Bpk Arif & Ibu Lisah (yg punya no. rek) semoga kedepannya 
    dilancarkan rezekinya ya..

2. Salut buat glints buat responsnya, really appreciate the respons



3/22/2017

Pintu yang Terkunci

@the_rabbanians 22 maret 2017

Tidak Ada yg berat dalam agama
Namun dosa Dan maksiat yg dirutinkan itulah yg membuat Hati jadi terkunci

Orang Mana yg tidak berdosa...

Org yg menunjukkan kebaikan akan mendapatkan pahala dari kebaikan orang yg diberi petunjuk

Begitu pula dosa dari kita yg mengajak ke keburukan. Dosa dari mereka yg kita ajak ke keburukan akan menjadi tanggungan dosa kita juga

Azab diturunkan ke seseorang agar orang tersebut kembali ke Allah s.w.t

Bukalah pintu Hati dengan istigfar...
Bagaimana Hati bisa terbuka
Utk menerima Hidayah

Bila dosa dianggap biasa, akan jadi pohon besar yg merusak Hati manusia

Dengan diuji maka kita Alan kembali ke Allah s.w.t

Ketika maksiat dirutinkan, akan sulit kembali ke Allah s.w.t

Kehidupan gersang, terasing di tempatnya sendiri. Kehidupan hampa

Dzalikal kitabu, la royibba di huddalil muttaqin

Keyakinan dengan Hati, diucapkan dengan lisan, dilakukan dengan perbuatan

Org masuk surga hanya dua, mereka yg bersabar Dan bersyukur.

Sayangnya saat ini, tingkat pendidikan mereka yg memegang piranti smartphone tidak sebanding dengan informasi yg dapat tersebar dari gadget tersebut

Otak yg "terbatas" dengan akses informasi "tak terbatas" seringkali membuat tingkah laku yg kebablasan...

Hei manusia yg berselimut, bangkit, sampaikan peringatan pada manusia lain, dengan takbir... Al ahzab 36

Tidak ada yg membahayakan diri kita, bila kita sudah dapat Hidayah