web 2.0

7/18/2010

mahal!

Minggu 18 juli 2010

WOW, sekolah itu mahal ya?! Bulan juni-juli sebagaimana biasanya di negara tercinta ini adalah waktunya tahun ajaran baru. Yang berujung pada kelas baru, sekolah baru atau bahkan kota baru. (Bukan lagu ya... "Kota baru gunungnya bak mega") *ok kembali ke tulisan

Berbeda dr tahun sebelumnya tahun ini at least ada 4 org adik sepupu yg tidak hanya naik kelas tapi masuk sekolah baru (ada yg kuliah, sma, smp) nah dari sanalah tergugah kesadaran gw akan mahalnya pendidikan di negeri ini.

Untungnya program2 pemda dimana ada sekolah gratis, serta kesempatan PMDK masih tersedia. Walhasil bagi mereka2 yang rajin belajar (entah kenapa gw selalu berpendapat bahwa anak PMDK adalah anak yang menang rajin dibandingkan anak2 pintar lainnya) kesempatan untuk melanjutkan peningkatan kualitas nilai jual mereka nantinya di industri nyata.

Tapi serius, untuk masuk ke smp dan sma sepertinya sukses bikin kepala om n tante gw cenat cenut... Proses administrasi, deg2an melihat posisi NEM mencukupi atau tidak untuk masuk sekolah pilihan. (Dan kita semua pernah juga merasakan hal tersebut bkn?)

*offset dulu*
Terima kasih untuk valentino rossi (yg notabene baru sembuh dan masih jalan pakai tongkat) dan casey stoner yg memberikan tontonan menarik pd GP malam ini. Congrats juga utk dani pedrosa yg memenangkan pertandingannya.

Semakin majunya zaman, peningkatan teknologi sukses membuat pelajar sekarang makin canggih dan melek teknologi tapiiii.... Tetep ya yg namanya praktik kecurangan tetap aja terjadi.

Jujur siy gw berharap ini hanya terjadi pada kasus khusus aja. Karena ada seorang rekan di kantor juga yang bercerita bahwa tahun ini seorang anaknya juga masuk sekolah baru. Dan hebatnya untuk masuk suatu sekolah negeri tersebut syaratnya yang pertama adalah NEM mencukupi. Dan (ini dia gw salutnya sama sistem kita) tersedia alternatif bagi yg nem-nya kurang untuk dpt msuk. Yakni dengan membayar sejumlah uang untuk meningkatkan nilai nem, tiap 0.5 poin kenaikan harus bayar satu juta. Woohoo mahalnya pendidikan kita. Bahkan nilai pun bisa dibeli. Wait kalau begitu pendidikan ini jadinya mahal atau murah ya?

0 comments:

Poskan Komentar