web 2.0

10/21/2011

kenapa harus aku ya?

Bay, coba lo perhatiin deh... Lirik lagu skrg semua berputar tentang "aku"... Mulai tuh otak gw berfikir... Kebetulan lagu d radio itu derby/gelora asmara "aku disini/ duduk manis menantimu... " ow ya egois jg y ni cowok hanya duduk manis menunggu didatangi wanita.

Tapi tunggu dulu ini kan lagu lama, coba kalo lagu baru, let say maliq "maukah kau tuk/menjadi pilihanku/ menjadi yg terindah dalam hidupku/maukah kau tuk/menjadi yg pertama/ di saat pagi ku membuka mata"

hoyooh msh tentang aku juga. Padahal katanya siy yg namanya rasa "sayang/cinta" itu lebih ke memberi dbanding meminta.

Coba lagu lain ah... "lupa... Lupa lupa lupa" weits kalo ini mah lagu ngabodor gk masuk itungan... Gmn kalo lagu masa sma... Co. So7/jap "jadikanlah aku pacarmu/kan kubingkai selalu indahmu/jdkanlah aku pacarmu/milikilah diriku" masih konsisten dgn "aku" dan lucunya lagu2 itu rata2 dinyanyikan para pria. Sementara wanitanya menyanyikan lagu
ex gita gutawa "dasar parasit/minta ditelfonin etc" atau lagu anggie "kemana aja kamu/ saat hatiku/ hanyalah untukmu" agak lebih k sisi "kamu" y? Apa krn jmlh pria lbh sedikit[pendapat ini salah besar... Based on input seorang kawan d twitter "Komen dikit jub buat postnya, rasio co:ce di dunia kira2 1,01. Jd bykan co, terutama di cina krn 1 child policy jd 1,13 at birth." Thx @pparardya] maka mulai egois(emang lebih besar ego aja mungkin ya) lbh k "aku" atau krn wanita terlalu fokus ke "kamu" yg akhirnya membuat pria jd hilang selera... Entah lah... Who am i to be able to answer that question... Don't know maybe other people can answer it...

0 comments:

Poskan Komentar